BERITA DUNIA Alasan Murid Tikam Guru di Manado

BERITA DUNIA Alasan Murid Tikam Guru di Manado

BERITA DUNIA Alasan Murid Tikam Guru di Manado Mendapatkan 14 tusukan pisau di sekujur tubuh seorang guru agama tewas ditangan murid. Penusukan yang terjadi di SMK Swasta Ichthus, Mapanget, Manado, Sulawesi Utara viral di media sosial. Video rekaman yang tengah viral itu menampakkan pelaku berinisial FL menusukan pisau berulang kali ke tubuh pengajarnya.

Penusukan ini diduga dilatar belakangi karena rak terima di tegur saat sedang meroko dilingkungan sekolah.

BERITA DUNIA Alasan Murid Tikam Guru di Manado
BERITA DUNIA Alasan Murid Tikam Guru di Manado

BERITA DUNIA Video ini pertama kali beredar di sebuah WhatsApp. Tertulis di narasi bahwa video ini merupakan video penusukan guru agama di Manado yang dilakukan oleh siswanya. Berdurasi saru menit enam detik yang diakhiri jeritan dari sang korban.

Komisoner KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) bidang pendidikan, Retno Listyarti menyatakan keronologi penusukan guru yang dilakukan oleh pelaku yang berusia 16 tahun. Sedangkan korban yang bernama lengkap Alexander valentino Warupangkey berusia 54 tahun.

BERITA DUNIA Sempat bertahan saat dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) AURI setelah penusukan dan dapat penanganan medis. Korban dirujuk ke RSUP Prof RD Kandou. Namun sayang, berselang 10 jam, korban menghembuskan napas terakhir saat masih dalam perawatan.

Menurut keterangan, penusukan yang terjadi berawal dari saat korban memberikan hukuman pada FL. Karena keterlambatan FL datang kesekolah pada Senin, 21 Oktober 2019. Setelah menyelesaikan hukuman, FL beristirahat dan merokok didalam area sekolah bersama teman- temanya. Hal tersebut di pergoki korban yang kemudian menegur pelaku.

Merasa tidak berkenan usai mendapat teguran, pelaku mengeluarkan ancaman ke korban dan pergi meninggalkan sekolah.

Pelaku masih mengenakan seragam putih abu- abu menghampiri sang guru yang saat itu mengenakan jaket merah serta helm.

Setelah memastikan bahwa akan menikam guru agamanya. FL mengacungkan sebilah pisau besih putih.

BERITA DUNIA Yang kemudian dihujamkan tanpa ampun ke guru yang seharusnya ia hormati. Korban tersebut tersungkur ke tanah. Dalam nafas yang tersisa jeritan sang guru mengucapkan ”Dalam nama Tuhan Yesus” berulang kali sebelum akhirnya pelaku mengakhiri aksinya.

”saat itu pelaku mengeluarkan kata- kata ancaman dan pergi meninggalkan sekolah. Kemudian kembali lagi ke halaman sekolah dengan membawa sebilah pisau dan meyerang sang guru.” ujar Komisioner KPAI bidang pendidikan Retno Listyarti.