INFO GOSIP Ini Alasan Nunung Minta Divonis Ringan

INFO GOSIP Ini Alasan Nunung Minta Divonis Ringan

INFO GOSIP Ini Alasan Nunung Minta Divonis Ringan Komedian Nunung dan suaminya, July Jan Sambiran, menjalani sidang kasus dugaan penyalahgunaan narkotika di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dalam sidang pembacaan pleidoi, Nunung tampak menangis.

Pemilik nama Tri Retno Prayudati itu tak kuasa menahan air mata, saat diminta majelis hakim mengungkapkan keluh kesahnya. Dalam pernyataan, Nunung mengaku mempunyai tanggung jawab bagi keluarga besarnya.

INFO GOSIP Ini Alasan Nunung Minta Divonis Ringan
INFO GOSIP Ini Alasan Nunung Minta Divonis Ringan

“Saya dan suami saya masih mempunyai tanggung jawab dari keluarga besar saya. Apalagi ibu saya hari ini masuk rumah sakit karena kanker lidah,” ucap Nunung sambil menangis saat di persidangan, Rabu, 20 November 2019.

INFO GOSIP Tidak hanya ibunya yang sedang menderita kanker dan bakal membiayai operasi, Nunung juga menuturkan, saat ini harus membiayai belasan anak yang masih bersekolah. Sehingga, ia meminta agar divonis yang seringan-ringannya.

“Yang Mulia, mohon kami berdua direhab yang seringan-ringannya,” kata Nunung.

Sementara itu, July Jan Sambiran alias Iyan mengaku bersalah akibat kasus tersebut. Ia pun menegaskan tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.

“Ya saya kurang lebih sama, saya mengaku bersalah dan saya sangat menyesal dan saya berjanji tidak akan mengulangi lagi,” ujar Iyan.

“Saya sangat menyesal sekali. Saya mohon kepada Yang Mulia untuk memutus perkara yang seringan-ringannya,” kata Iyan penuh harap, diikuti oleh Nunung.

Dalam pleidoi tersebut, tim kuasa hukum menginginkan agar Nunung dan Iyan divonis 6 bulan rehabilitasi. Maka dari itu, pada Rabu, 27 November 2019 mendatang, majelis hakim akan membacakan putusannya.

INFO GOSIP Sementara, Sidang untuk mendengar permintaan itu tertunda karena arsip Yogi harus melalui beberapa tahap. Jaksa mengajukan permintaan maaf karena pembacaan klaim ditunda.

“Mengingat permintaan untuk kasus-kasus yang mirip dengan ibu Yogi, pasti ada tingkat yang tidak biasa, jika sekarang harus ada tahapan untuk permintaan ke kantor kejaksaan tinggi,” kata jaksa penuntut setelah mendengarnya.

Jaksa mengatakan penangguhan itu bersifat administratif. Ini karena rencana untuk kasus Yogi perlu melewati tahap sampai Kantor Kejaksaan Tinggi.

“Jadi kalau skandal itu menimpa Kejari, biasanya langsung diberikan. Kalau skandal itu masuk ke Kejaksaan, kita harus menunggu dulu. Sepertinya ada yang dari Kejaksaan, ya,” katanya.

INFO GOSIP Selain itu, jaksa menganggap kasus Nunung menarik. Jadi perlu perhatian lebih lanjut dari Korps Adhyaksa.

“Dalam hal ini istilahnya menarik, dari kantor kejaksaan ada syarat yang tidak bisa dibuat, Kepala Kantor Kejaksaan harus tahu.

Tapi tentu saja, jaksa menjelaskan bahwa tuduhan yang dibacakan di persidangan berikutnya tidak berbeda dengan tuduhan.

“Setan tidak bisa keluar dari tuduhan, kita tidak harus membawa hal-hal baru, jadi apa yang kita putuskan adalah pilihan yang kita buat,” katanya.

Rencananya adalah agar jaksa membacakan permintaan kepada Nunung dan istrinya, Rabu (13/11).
“Sidang biasanya ditunda selama seminggu, jadi minggu depan, akan siap, kita akan membacanya minggu depan,” katanya.