SPORTS Permintaan Maaf Achmad Hisyam Tolle

SPORTS Permintaan Maaf Achmad Hisyam Tolle

SPORTS Permintaan Maaf Achmad Hisyam Tolle Kejadian tak terduga di lapangan membuat suporter Persis Solo prihatin pada tindakan tidak terpuji bek PSIM Yogyakarta, Achmad Hisyam Tolle kepada pemain Laskar sambernyawa, Shulton Fajar.

Dalam pertandingan penyisihan Grup Liga Timur Liga 2 2019 di stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Senin, 21 Oktober 2019.

SPORTS Achmad Hisyam Tolle, pemain asal Makassar terlihat menedang ala kungfu terhadap pemain lawan sesaat menjelang laga yang diakhiri kericuhan. Pelanggaran yang tidak profesional dilakukan Achmad Hisyam Tolle pada punggu Shulton Fajar.

SPORTS Permintaan Maaf Achmad Hisyam Tolle

Mengaku tersulut provokasi Shulton Fajar yang mengulur waktu. Sikap yang di lakukan Achmad Hisyam Tolle dianggap tidak mencerminkan sikap sportivitas. Presiden Pasoepatim, Aulia Haryo Suryo menyampaikan rasa prihatin kepada sikap urakan si pesepak bola yang lahir pada 7 Januari 1994 di Makassar tersebut.

”Sebuah tindakan yang kurang profesional dari Achmad Hisyam Tolle dengan unsur kesengajaan menendang pemain Persis. Perlu diingat, mereka sama-sama mengais rezeki di sepak bola.” ungkap Aulia Haryo Suryo selaku Presiden Pasoepati.

SPORTS Pihaknya juga menyayangkan panpel PSIM yang dinilainya kurang sigap dan tidak ter-koodinasi dengan baik bersama aparat keamanan.

”Menyerang tim serta pemain juga tindakan yang tidak terpuji. Saat pertemuan pertama di Madiun, teror kami tidak separah itu.” tambahnya.

Permintaan Maaf Achmad Hisyam Tolle

Melalui akun personal Instagram pemain binaan PPLP Sudiang ini mengunggah permintaan maaf dan menyatakan diri bersalah serta siap menerima konsekuensi dan segala resiko yang harus di terimanya.

Selain menyerang dengan tendangan kungfu kepada Shulton Fazarm, eks pemain PSS Sleman dan PSM Makassar tersebut juga melakukan intimidasi kepada Jurnalis Goal Indonesia, Budi Cahyono.

Achmad Hisyam Tolle meminta paksa para wartawan tersebut untuk menghapus file foto dirinya saat insiden tendangan pada Shulton Fajar terjadi.

”Pertama- tama saya memohon maaf atas perilaku saya yang buruk sebagai pesepak bola profesional. Khususnya saya meminta maaf kepada pemain Persis Solo yang bersangkutan dan kepada wartawan.” demikian di tulis oleh Achmad Hisyam Tolle.

”Mudah- mudahan ini menjadi pembelajran yang berharga buat diri saya untuk kedepannya. Tidak ada pembelaan sama sekali atas perilaku buruk saya dan siap menerima konsekuensi apapun itu. Sekali lagi saya minta maaf kepada semua yang kecewa dan sakit hari.” usainya.